KABARPEMALANG – Peserta harus siap bersaing merebut peluang kerja serta siap untuk berwirausaha secara mandiri dengan bekal keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pelatihan.


Demikian disampaikan Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Pemalang, DR Drs Supa’at, MPd, dalam sambutan pada acara pembukaan dan pengarahan peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi bagi pera pencari kerja di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pemalang, Kamis 9 Maret.

Menurut Supa’at, Pelatihan Berbasis Kompetensi diselenggarakan dengan tujuan untuk peningkatan daya saing pencari kerja, peningkatan pembangunan SDM sehingga mampu menghasilkan kinerja yang berkualitas. Mempersiapkan pencari kerja untuk menjadi pengusaha atau wirausaha yang tangguh. Serta untuk percepatan pengurangan kemiskinan.

Lebihjauh dia menambahkan, para peserta pelatihan diharapkan menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk mengisi pasar kerja yang tersedia ataupun berwira usaha. Disamping itu melalui pelatihan peserta dapat meningkatkan kompetensi serta membangun semangat, motivasi dan etos kerja sehingga pada muaranya dapat meningkatkan kesejahteraan.

Pelatihan dengan peserta 60 orang untuk kejuruan Las Listrik/SMAW, Menjahit dan Tata Boga, dibuka Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Pemalang, DR Drs Supa’at, MPd. Didampingi empunya kegiatan Kepala Disnaker Drs Mu’minun, MM, Kabid Penempatan Tenaga Kereja, Pelatihan dan Transmigrasi (Pentalatrans) Turmudi, SH dan Kepala BLK, Winarno, SIP.

 

Kepala Disnaker Drs Mu’minun, MM melalui Kabid  Pentalatrans Turmudi, SH dalam laporannya menyampaikan, pelatihan diikuti 20 peserta untuk tiap kejuruan. Peserta adalah warga Kabupaten Pemalang dengan usia produktif 18 hingga 35 tahun yang berhasil lolos seleksi tertulis dan wawancara. Peserta akan mengikuti pelatihan selama 240 jam atau 130 kali pertemuan dengan materi 25 persen teori dan 75 persen praktek.

 

Berdasarkan data Disnaker, untuk Pelatihan Berbasis Kompetensi yang dibiayai APBD Kabupaten Pemalang tahun 2017 ada 7 paket. Masing-masing pendidikan kejuruan Las Listrik/SMAW 2 paket dengan peserta 40 orang. Kejuruan Menjahit Pakaian 2 paket 40 orang, kejuruan Otomotif Sepeda Motor 2 paket 40 orang dan kejuruan tata Boga dengan konsentrasi Bakery dan Pastry 1 paket (20) orang.(Ruslan Nolowijoyo)