Sajian tari Kursi Roda oleh siswa SLBN 1 Pemalang

KABARPEMALANG.COM – Sajian kreasi seni siswa mampu membuat undangan yang hadir terharu bahkan tidak sedikit yang menitikkan air mata. Mereka tidak menduga anak-anak berkebutuhan khusus yang tengah belajar di sekolah luar biasa yang berkampus di Jalan Dr Cipto itu memiliki keterampilan seni yang apik menarik ketika dipentaskan.

Kreasi seni yang ditampilkan siswa diantaranya seni musik (band), tari termasuk tari kursi roda yang unik menarik, musik tradisional (angklung) dan sajian lainnya. Tidak kalah memikat adalah kemampuan seorang siswa membacakan ayat suci dari Al Qur’an huruf  Braile. Semua kreasi siswa merupakan hasil ketekunan mereka dalam belajar dan berlatih dibawah bimbingan para guru.

Tebaran pesona yang menggugah keharuan sekaligus rasa bangga di kalangan oang tua maupun hadirin di Aula SLBN 1 Pemalang itu menandai resepsi peringatan Hari Jadi ke 31 sekolah luar biasa yang saat ini mengasuh sekitar 200-an siswa.

SLBN 1 Pemalang berdiri pada 18 Februari 1986 dan dalam usianya yang sudah 31 tahun sekolah ini telah mengoleksi sederet prastasi akademik nonakademik baik di tingkat regional (provinsi) maupun tingkat nasional.
 
Mbah Gustoni, bersama Estu Hartati dan guru SLBN 1 Pemalang 
Keberhasilan meraih prestasi tersebut menurut pimpinan SLBN 1 Pemalang, Estu Hartati, tidak lepas dari peran para Sesepuh SLB yang telah berjuang sejak sekolah berdiri 31 tahun silam.

“Untuk perjuangan para sesepuh itu kami sangat berterima kasih,” ujarnya saat menyampaikan sambutan pada resepsi peringatan ulang tahun ke-31, Kamis 2 Maret.

Sesepuh yang dimaksud adalah Pak Kasid, Pak Gustoni, Pak Kiswara, Pak Muntholib serta Pak Imam Wusono. Mereka secara berurutan merupakan pimpinan SLBN 1 Pemalang. Sedangkan Estu Hartati merupakan kepala sekolah yang saat ini menjabat. Pada acara ulang tahun salah satu Sesepuh ikut hadir, yakni Pak Gustoni yang kini usianya sudah mencapai lebih 80 tahunan.

Penyelenggaraan acara sebagaimana disampaikan Iwan Krisnadi selaku panitia pelaksana, juga mendapat dukungan dari berbagai pihak yang peduli. Diantaranya BKK Taman; BTN wilayah Pekalongan; Dinas Perhubungan; Kesbang Polinmas; Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga; DPU; UPPK Pemalang; Ikatan Isteri Dokter Indonesia (IIDI/IDI) serta para Pemerhati Anak Berkebutuhan Khusus.

Menurut Iwan Krisnadi, para pihak yang peduli tersebut hadir dengan membawa oleh-oleh, diantaranya berbentuk hadiah untuk doorprice. Sedangkan IIDI dalam acara tersebut menyerahkan bantuan kursi roda.

Menurut Estu Hartati, sekolah yang dipimpinnya diharapkan untuk kedepan mampu lebih meningkatkan prestasi di kalangan peserta didik. SLBN 1 Pemalang juga telah melahirkan banyak alumni yuang berhasil menjadi pegawai negeri. (Mbah Nolo).