Prosedur Pembuatan KTP Elektronik

Sejak setahun lalu penggalakan KTP Elektronik diberlakukan di seluruh penjuru negeri ini, Indonesia. Di beberapa kota besar pelaknanaannya berjalan dengan baik. Salah seorang teman Masmin yang tinggal di Bogor misalnya, sudah sejak lama memegang KTP Elektronik.


Berbeda dengan di Pemalang. Di Pemalang ini ternyata ketika Masmin melontarkan pertanyaan melalui twitter jawabannya beragam. Ada yang sudah pegang adapula yang sudah satu tahun lamanya belum jadi meskipun sudah membuat.

Perlu dikehatui bahwa program KTP Elektronik ini murni GRATIS. Warga tidak dipungut biaya sepeserpun. Prosedur Pembuatannya pun cukup mudah, berbeda dengan pembuatan KTP manual.

Yuk simak prosedur pembuatan KTP elektronik yang pernah Masmin lakukukan di Kantor Kecamatan Petarukan beberapa waktu lalu, sebagai berikut:
  1. Syarat yang diperlukan hanya Foto Copy Kartu Keluarga. Ingat, nama kalian harus tertera dalam KK tersebut. Jika tidak memiliki KK sebaiknya urus terlebih dahulu KKnya.
  2. Datang ke Kantor Kecamatan. Di Petarukan masih satu gedung dengan pembuatan KTP manual hanya ruangannya yang berbeda. Jika pembuatan KTP manual di bagian depan, untuk pembuatan KTP elektronik melalui pintu belakang. Di Pintu tertulis Pembuatan KTP Elektronik
  3. Masuk dan bertemu petugas, serahkan Foto Copy KK kepada petugas
  4. Petugas akan mencatat data diri Anda pada computer
  5. Anda akan dipersilahkan duduk di tempat yang disediakan. Petugas melakukan pengambilan foto Anda
  6. Setempel sidik jari. Mulai dari 4 (empat) jari (telunjuk, jari tengah, jari manis dan kelingking) kanan dan kiri. Dilanjutkan dengan 2 (dua) jempol kanan dan kiri lalu dua telunjuk kanan dan kiri
  7. Tahap selanjutnya adalah scan Mata. Anda akan disuruh menggunakan alat untuk scan mata.
  8. Selesai
Proses pembuatannya sendiri sangat mudah dan cepat, juga gratis, Alhamdulillah.
Proses yang cepat, mudah dan gratis ternyata belum dibarengi dengan kepastian. Benar, Petugas tidak bisa memberi garansi kapan selesainya KTP elektronik tersebut. Petugas hanya bisa memberi tahu paling lama 1 (satu) tahun, elah buset dah, hehehe peace. Yups, KTP Elektronik bisa dua bulan hingga satu tahun baru jadi. Kelak jika KTP sudah jadi, KTP akan diserahkan ke Balai Desa untuk selanjutnya diteruskan kepada warga yang membuat KTP.

Karena kepastian waktu yang tidak menentu itu pulalah kenapa warga masih ramai membuat KTP manual. Di Kecamatan Petarukan setiap harinya ramai pembuatan KTP manual karena rata-rata KTP tersebut memang akan digunakan untuk keperluan warga. Tidak mungkin dong harus menunggu KTP elektronik yang waktu jadinya sendiri warga tidak bisa memastikan sementara kebutuhan penggunaan KTP biasanya mendesak baik untuk keperluan administrasi warga.

Berbeda dengan pembuatan KTP elektronik, untuk membuat KTP manual ini warga harus meminta Surat Pengantar dari desa. Waktu pembuatan sendiri maksimal satu hari jika antrian cukup banyak. Untuk biaya, Masmin belum telusuri. Oke terima kasih.


Location: Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia

Related

tips 843819289206313040

Post a Comment Default Comments

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item