Tropi Piala Sudirman. Foto Reuters
Sepintas dari nama kejuaraan ini mungkin Anda akan teringat dengan kebesarana nama Jenderal Sudirman pada masa perang kemerdekaan. Anggapan anda salah. Sudirman yang dimaksud di sini merupakan salah satu pendiri Persatuan Buku tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) atau sering disebut juga sebagai Bapak Buku tangkis Indonesia. Atas jasa beliau di dunia buku tangkis inilah maka pada tahun 1989 dicetuskannya kejuaraan bultangkis Sudirman Cup atau Piala Sudirman.


Seperti dikutip dari id.wikipedia.org bahwa Piala Sudirman yang mempunyai tinggi 80 cm dirancang oleh Rusnadi dari Fakultas Seni Rupa ITB dan terdiri dari lima bagian. Tutup piala berbentuk Candi Borobudur yang merupakan salah satu monumen bersejarah yang terletak di Indonesia. Badan piala berbentuk kok (bola bulu tangkis) yang berlapiskan emas 22 karat dengan berat 600 gram.

Pegangan piala berbentuk benang sari.  Bagian keempat berbentuk daun sirih yang merupakan ornamen ucapan selamat datang. Bagian kelima berupa alas berbentuk segi delapan yang melambangkan arah mata angin yang terbuat dari kayu jati.  Piala ini dikerjakan PT. Masterix Bandung dengan harga USD 15 ribu (sekitar Rp. 27 juta) di kala itu.

Di tahun pertama kejuaraan ini, Indonesia bertindak sebagai tuan rumah dan berhasil menjadi juara. Kejuaraan ini tidak memperebutkan uang melainkan para peserta membela negara masing-masing sekaligus berburu peringkat di BWF (Badminton World Federation).

Kejuaraan ini diselenggarakan dua tahun sekali. Masing-masing negara diwakili oleh 5 nomor antara lain tunggal putra, ganda putra, tunggal putri, ganda putri dan ganda campuran. Negara peserta dibagi menjadi beberapa grup dan selanjutnya dilanjutkan dengan babak knock out.

Dari 13 kali penyelenggaraan, hanya terdapat 3 negara yang berhasil menjadi juara. China yang terakhir merebut gelar juara tahun 2013 ini telah mengoleksi 9 kali juara. Korea Selatan sebagai salah satu langganan final sudah 3 kali menjadi juara. Terakhir adalah Indonesia yang baru kebagian satu kali juara meski telah 7 kali masuk babak final.

Tidak hanya itu selain ketiga negara tersebut ada 3 negara lagi yang sepanjang sejarah berhasil melaju hingga babak semi final, yaitu Denmark, Inggris dan Malaysia.

Berikut ini adalah daftar negara yang berhasil menjadi juara dan runner up.
Negara/Tim
Juara
Runner up
China
9 (1995, 1997, 1999, 2001, 2005, 2007, 2009, 2011, 2013)
1 (2003)
Korea Selatan
3 (1991, 1993, 2003)
4 (1989, 1997, 2009, 2013)
Indonesia
1 (1989)
6 (1991, 1993, 1995, 2001, 2005, 2007)
Denmark
-
2 (1999, 2011)